Home / Artikel / Cara yang Benar Menggunakan Nebulizer untuk Melegakan Pernapasan

Cara yang Benar Menggunakan Nebulizer untuk Melegakan Pernapasan

Oleh Widya Citra Andini Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita – Dokter Umum.

Selain inhaler, salah satu alat bantu pernapasan yang biasa diresepkan oleh dokter untuk pengidap asma adalah nebulizer. Di awal pemakaian, banyak orang yang kurang paham bagaimana cara menggunakan nebulizer yang tepat. Anda perlu memahami cara pakai nebulizer yang benar untuk bisa mendapatkan manfaat terbaiknya. Berikut panduannya.
Apa itu nebulizer?

Nebulizer adalah alat yang mengubah obat cair menjadi uap. Saat Anda bernapas lewat masker, uap obat akan masuk ke dalam paru-paru untuk memperbaiki pernapasan.

Nebulizer umum digunakan sebagai pengobatan asma kronis, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Selain untuk pengobatan asma, alat ini juga dapat digunakan untuk penderita penyakit paru obstruksi kronis (PPOK), infeksi paru, dan reaksi alergi berat.


Sumber: Drugs.com

Nebulizer terdiri dari kompresor udara, wadah kecil untuk obat cair, dan tabung yang menghubungkan kompresor udara ke wadah obat. Di atas wadah obat terdapat corong atau masker yang akan digunakan untuk menghirup kabut. Biasanya, alat ini terdiri dari dua versi yaitu yang menggunakan listrik dan menggunakan baterai.
Cara menggunakan nebulizer yang tepat

Sumber: Verywell

Cara menggunakan nebulizer yang tepat akan memungkinkan obat bekerja efektif mengobati asma. Berikut langkah-langkahnya:

Cuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir untuk mencegah kuman ikut masuk ke paru-paru melalui nebulizer.
Siapkan obat yang akan digunakan. Jika obat sudah dicampur, tuang langsung ke dalam wadah obat nebulizer. Jika belum, masukkan satu per satu dengan menggunakan pipet atau alat suntik.
Tambahkan cairan saline jika diperlukan dan diresepkan dokter.
Hubungkan wadah obat ke mesin dan juga masker ke bagian atas wadah.
Letakkan masker hingga menutupi hidung dan mulut.
Hidupkan mesin kemudian tarik napas dengan hidung dan keluarkan perlahan melalui mulut.
Anda bisa mengakhirinya saat tidak ada lagi uap yang keluar, menandakan obat sudah habis.

Perawatan ini umumnya memakan waktu selama kurang lebih 20 menit.
Cara merawat nebulizer agar awet dan tak mudah rusak

Nebulizer harus dibersihkan setiap kali digunakan untuk mencegah pertumbuhan kuman di dalam mesin yang bisa ikut masuk ke paru-paru. Selain itu, tabung juga perlu diganti secara teratur agar lebih higienis dan memastikan bahwa Anda tidak menghirup kuman berbahaya.

Setelah selesai menggunakannya, cuci wadah obat dan juga masker dengan sabun cuci piring dan bilas dengn air panas. Usahakan untuk membersihkannya tanpa ada yang terlewat. Setelah itu, lap bersih setiap bagian nebulizer hingga benar-benar kering. Agar lebih cepat kering, Anda juga bisa memasang setiap bagian nebulizer ke mesin dan menghidupkannya. Udara yang dikeluarkan dari mesin membantu mengeringkan alat dengan cepat dan praktis.

Selain dibersihkan, Anda juga perlu mensterilkan alat bantu napas tersebut setiap dua hari sekali setelah perawatan. Caranya dengan merendam bagian-bagian nebulizer (kecuali maskernya) ke dalam baskom berisi tiga gelas air panas yang dicampur satu sendok cuka putih encer. Diamkan selama satu jam atau sesuai yang diinstruksikan di kardus kemasan. Setelah itu, keringkan dengan memasang potongan nebulizer ke mesin dan kemudian hidupkan. Pastikan semua bagian telah benar-benar kering sebelum menyimpannya.

Setelah memahami cara menggunakan nebulizer, pastikan untuk membersihkan dan menyimpannya sesuai dengan petunjuk agar alat dapat berfungsi dengan baik dan terjaga kebersihannya.

Sumber : https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/asma/cara-menggunakan-nebulizer-asma

About admin

Check Also

Awas, 6 Kebiasaan Ini Bikin Kulit Cepat Kusam dan Keriput

6 kebiasaan yang membuat kulit terlihat lebih cepat menua (foto: Istockphoto) Liputan6.com, Jakarta Pada titik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *